Benarlah firman Allah Yang Maha Besar.

Menonton filem 2o12 di tivi. Memang terang jelas lagi bersuluh, yang namanya manusia ini apabila dihidangkan dengan ujian besar yang tidak mampu ditangani dengan akal fikiran dan kudrat sendiri (yang memang sudah terbatas pada asalnya), barulah akan mendongak ke langit. Saat jatuh tersungkur barulah teringat hendak menahan tangan dan memohon doa pada Yang Di Atas. Barulah hendak mengaku akan adanya kuasa yang lebih besar dari diri, dunia dan seisinya. Barulah hendak insaf yang tiada daya dan kuasa melainkan atas izin-Nya.

Sesaat sahaja apabila ujian berlalu pergi, rasa bongkak dan perasan kuat itu senang saja kembali menyusup masuk dalam hati. Mulalah berasa seperti penyelesaian masalah dan ujian itu hasil kekuatan diri sendiri. Terus lupa ke mana tangan ditadah dan doa dipanjat semasa susah. Macam bagus.

Kemudian datang ujian lagi, cepat benar putus asa dan menyalahkan semua kecuali diri sendiri yang culas. Yang lebih terlampau, menjerit ke langit memarahi Yang Maha Kuasa.

Aduh, manusia… mengapa begitu kejamnya kita tidak mengasihani diri sendiri? Mengapa hendak yang senang saja semuanya dalam dunia sementara ini?

Allah, Allah, Allah.

Ampunilah kami, Ya Allah. Berikanlah kami petunjuk berterusan untuk mengingatiMu, mensyukuri nikmat dan cintaMu, dan bergantung harap sepenuhnya kepadaMu pada waktu senang. Jangan jangan jangan Engkau biarkan kami melupakanMu barang sedetik atau kadar lebih pendek dari itu sepanjang hayat kesenangan dan kekayaan kami, Ya Allah.

Izinkanlah kami terus bersabar mengingatiMu, menggenggam namaMu dan mempercayai kekuasaanMu pada waktu susah. Izinkan kami terus berasa penuh, cukup dan tenang walau sejauh dan seberat mana pun ujian dan kesukaran yang Engkau kurniakan kepada kami. Jangan jangan jangan Engkau izinkan kami kufur dalam ujian Ya Allah. Kami mohon Ya Allah… jangan Engkau biarkan kami kufur semasa kami diuji Ya Allah. Letakkanlah kami dalam rahmat dan hidayahMu sepanjang hayat kesukaran dan kemiskinan kami, Ya Allah.

Sesungguhnya tanpa izinMu Ya Allah, kami tiada apa-apa. Kami kosong, hina dan tidak akan mampu berbuat barang sezarah pun apa-apa selain daripada yang Engkau berikan kepada kami.

Peganglah kami, lindungilah kami dan kekalkanlah kami dalam perlindunganMu seumur hayat kami yang sementara di dunia ini, sehingga hari Engkau mematikan dan menghidupkan kami kembali Ya Allah.

Cukuplah Engkau sebagai penolong kami, dan tiada daya dan kuasa melainkan dengan Engkau, Ya Allah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s